Cara kaya yang ketujuh adalah selalu berpikir positif dan membuka pikiran. Kegagalan seringkali berawal dari berpikir negatif dan tidak mau membuka pikiran terhadap hal-hal spektakuler, tidak bergairah untuk memiliki impian.
Bagi orang berbakat kaya, impian dan cita-cita adalah penyemangat hidup. Mereka sangat yakin tidak ada sesuatu pun yang tidak mungkin terjadi, karena itu mereka sangat yakin bahwa suatu saat mimpinya akan terwujud. Baca Lanjutannya…
Cara kaya yang keenam adalah mereka tidak pernah mengeluh kekurangan uang. Orang awam dan kelas menengah sering mengeluh kekurangan uang. Akhirnya mereka betul betul kekurangan uang. Orang kaya memahami bahwa yang terpenting dalam hidup bukanlah uang, melainkan skill atau keahlian untuk menciptakan uang.
Uang bisa dengan mudah dicuri atau dirampok orang, tapi mindset dan skill tidak ada yang bisa merampasnya. Orang kaya tidak pernah mengeluh merasa miskin dan kekurangan. Sebab selama ia masih memilki mindset dan skill, uang bisa diperoleh dengan sangat mudah. Baca Lanjutannya…
Cara kaya yang ke lima adalah memandang uang seperti makhluk hidup. Kebanyakan orang hanya sibuk mencari uang, lalu setelah uang didapat, langsung habis tanpa bekas. Orang kaya tidak menjadi budak uang, melainkan uang berada dalam kendalinya.
Mereka berhasil melipatgandakan uang karena memahami karakter uang seperti halnya makhluk hidup. Mereka memelihara uang, menebar benih, menanam di lahan yang tepat, menjaganya dari gangguan hama, dan pada saat yang tepat memanen hasilnya. Baca Lanjutannya…
Cara kaya yang ke empat adalah bekerja untuk belajar, bukan karena uang. Banyak orang kaya yang mengawali karirnya dengan bekerja kepada orang lain. Namun, mereka bekerja untuk mempelajari sesuatu. Biasanya, mereka mempelajari sistem bisnis, bagaimana membangun jaringan relasi, bagaimana bisnis prosesnya, dll.
Ketika bekerja pada orang lain, uang bukan tujuan utama mereka, tapi bekerja dijadikan batu lompatan untuk memulai bisnis mandirinya. Menjadi karyawan bukanlah cita-cita akhir mereka. Baca Lanjutannya…
Prinsip atau cara kaya yang ke tiga adalah menjauhi budaya konsumtif. Orang awam dan miskin mudah tergoda untuk berbelanja barang yang dia inginkan walaupun dengan cara berhutang.
Sementara orang bermental kaya berpikir seribu kali untuk membeli sesuatu, kecuali barang itu memang sangat “urgent” dan itupun disesuaikan dengan kadar kemampuannya. Orang bermental kaya mampu membedakan dengan jelas mana yang termasuk kebutuhan dan mana yang hanya sekedar keinginan. Baca Lanjutannya…
Cara kaya yang kedua adalah mampu membedakan antara aset dan liabilities. Banyak orang mengira dengan memiliki rumah, villa, apartement, mobil, helikopter berarti telah memiliki aset yang banyak. Pandangan tersebut tidaklah baku, bahkan bisa salah kaprah.
Aset adalah sesuatu yang memberi tambahan arus kas atau disebut kas masuk (cash inflow). Sedangkan liabilities adalah sesuatu yang menambah beban pengeluaran kas atau disebut kas keluar (cash outflow). Aturan bakunya adalah: Apakah aset/harta yang kita miliki menghasilkan uang masuk atau menambah uang keluar? Baca Lanjutannya…
Di kolom ini, saya akan menampilkan tulisan berseri mengenai cara menjadi kaya yang saya kutip dan olah dari beberapa buku bisnis yang saya baca. Anda akan mengetahui mengapa orang kaya bisa bertambah kaya, sementara yang lain tidak? Ada puluhan cara kaya yang akan saya posting setiap 2 atau 3 hari sekali di blog ini, insyaAllah.
Cara kaya yang pertama adalah memiliki pola pikir (mindset) orang kaya. Perbedaan yang cukup mencolok antara orang kaya, orang awam dan orang miskin adalah pada cara berpikirnya. Baca Lanjutannya…